Selasa, 29 Mei 2012
my second blog :)
blog kedua ku :) setelah blog yang pertama ga bisa dibuka -__- bukannya ga bisa aku lupa password dan ga ngerti. setelah membuat blog yg kedua ini awalnya gue pikir akan menjadi lebih mudah tetapi.... tetep aja susah makin malah -__- gue ga tau kenapa orang-orang pada demen aja ngerombak blog tapi kenapa penerapannya susah -_-? guenya yg katro atau apa ya -_- yang bisa menjawab pertanyaan hati gue *ea langsung komentar dipostan ini yaaw ;) mending ada yg buka blog gue ._.
Jumat, 25 Mei 2012
Adera - Terlambat
Andai saja waktu itu tak ku tundaTuk ungkapkan isi hati kepadanya
Mungkin dia jadi milikku, bahagiakan hariku
Oh tetapi kenyataan tak begitu
Di saat ku mencoba merajut kata
Dan berharap semua jadi sempurna
Tiba-tiba ada yang lain yang mencuri hatinya
Hilang sudah kesempatanku dengannya
Terlambat sudah semua kali ini
Yang ku inginkan tak lagi sendiri
Bila esok mentari sudah berganti
Kesempatan itu terbuka kembali
Akan ku coba lagi
Cukup sudah kesalahan kali ini
Jangan sampai semua terulang kembali
Keraguan dalam hatiku harus ku buang jauh
Bila ingin mendapatkan yang terbaik
Terlambat sudah semua kali ini
Yang ku inginkan tak lagi sendiri
Bila esok mentari sudah berganti
Kesempatan itu terbuka kembali
Akan ku coba lagi
Pengalaman pahit yang ku jadikan pelajaran
Dalam hidup yang tak akan terlupakan (terlupakan)
Oh jangan menunda sesuatu untuk dikerjakan
Jangan tunda jangan tunda
Terlambat sudah semua kali ini
Yang ku inginkan tak lagi sendiri
Bila esok mentari sudah berganti
Kesempatan itu terbuka kembali
Terlambat sudah semua kali ini
Yang ku inginkan tak lagi sendiri
Bila esok mentari sudah berganti
Kesempatan itu terbuka kembali
Akan ku coba lagi hooo akan ku coba lagi
copas from nevasyasekar.blogspot.com
Adera – Lebih Indah
waktupun enggan untuk berlalu
ku berjanji tuk menutup pintu hatiku
entah untuk siapapun itu
semakin ku lihat masa lalu
semakin hatiku tak menentu
tetapi satu sinar terangi jiwaku
saat ku melihat senyummu
dan kau hadir merubah segalanya
menjadi lebih indah
kau bawa cintaku setinggi angkasa
membuatku merasa sempurna
dan membuatku utuh tuk menjalani hidup
berdua denganmu selama-lamanya
kaulah yang terbaik untukku
kini ku ingin hentikan waktu
bila kau berada di dekatku
bunga cinta bermekaran dalam jiwaku
kan ku petik satu untukmu
Back to reff
kaulah yang terbaik untukku
ku percayakan seluruh hatiku padamu
kasihku satu janjiku kaulah yang terakhir bagiku
Back to reff
PARODY!
Sekarang gue mau nulis nama2 lengkap beserta panggilan :3
1. Adam Kevin Jonathan panggilannya adam, dame, bapet, babi
2. Aji Pratama panggilannya aji, jabrik, sarang burung, bintik
3. Aldrian Rizki panngilannya rizki, toge, pendek, gigi
4. Amila Amatullah panggilannya bisa mimil, mimile atau mile, amila juga bisa
5. Andi Fadhil Maulana panggilannya andi, batu, idung
6. Anisa Prima Justica Mustikyantoro panggilannya ines atau nesi
7. Annisa Rosa Lesmana panggilannya ocha atau ochi
8. Aprilia Ambarwati Susanto panggilannya priel, prile, atau april
9. Breninda Junita Hasian panggilannya bren, brenin, brenden, juga ada yg manggil brenndut -_-
10. Citta Pradipta Widyastri panggilannya citta, ciddah juga bisa
11. Deka Galang Prima Yudha panggilannya deka, indun
12. Dini Pusparini panggilannya dini, pentolan juga boleh
13. Faradillah Nur Aulia panggilannya dillah atau uti
14. Farhah Utami Salim panggilannya farhah, uut juga ada kok
15. Fikri Walimaulana Bhakti panggilannya fikri, bohay, bang boh
16. Firyal Pancarrini panggilannya fifi, freya
17. Indah Eka Novita panggilannya indah
18. Jihan Fathya Kurni panggilannya jihan kadang jijih
19. Ken Harso Adiwibowo panggilannya adi
20. Lika Reina Anggraeni panggilannya lika, layki
21. Maulyya Aziza Baaqi panggilannya Maul, jija, bude
22. Muhammad Farid panggilannya farid, kuping
23. Muhammad Gevitho Shadrian panggilannya vitho, pendek, midget
24. Nabila Putri Amiyanti panggilannya bella
25. Nadhifah Salsabila panggilannya nadhifah, nadip, dipeh juga bisa
26. Nevasya SekarJati panggilannya asya
27.Putra Kurniawan panggilannya putra
28. Sarah Hanifah Adiansyah panggilannya sarah, oni, saroni
29. Yasmine Toshka Makyanie panggilannya yasmine, yaya, mine sih yg lebih sering
30. Aisyah apagitu ._. lupa pokoknya belakangnya Amana1 panggilannya aisyah, sama icha
Nah itu nama + panggilan anak-anak PARODY!
1. Adam Kevin Jonathan panggilannya adam, dame, bapet, babi
2. Aji Pratama panggilannya aji, jabrik, sarang burung, bintik
3. Aldrian Rizki panngilannya rizki, toge, pendek, gigi
4. Amila Amatullah panggilannya bisa mimil, mimile atau mile, amila juga bisa
5. Andi Fadhil Maulana panggilannya andi, batu, idung
6. Anisa Prima Justica Mustikyantoro panggilannya ines atau nesi
7. Annisa Rosa Lesmana panggilannya ocha atau ochi
8. Aprilia Ambarwati Susanto panggilannya priel, prile, atau april
9. Breninda Junita Hasian panggilannya bren, brenin, brenden, juga ada yg manggil brenndut -_-
10. Citta Pradipta Widyastri panggilannya citta, ciddah juga bisa
11. Deka Galang Prima Yudha panggilannya deka, indun
12. Dini Pusparini panggilannya dini, pentolan juga boleh
13. Faradillah Nur Aulia panggilannya dillah atau uti
14. Farhah Utami Salim panggilannya farhah, uut juga ada kok
15. Fikri Walimaulana Bhakti panggilannya fikri, bohay, bang boh
16. Firyal Pancarrini panggilannya fifi, freya
17. Indah Eka Novita panggilannya indah
18. Jihan Fathya Kurni panggilannya jihan kadang jijih
19. Ken Harso Adiwibowo panggilannya adi
20. Lika Reina Anggraeni panggilannya lika, layki
21. Maulyya Aziza Baaqi panggilannya Maul, jija, bude
22. Muhammad Farid panggilannya farid, kuping
23. Muhammad Gevitho Shadrian panggilannya vitho, pendek, midget
24. Nabila Putri Amiyanti panggilannya bella
25. Nadhifah Salsabila panggilannya nadhifah, nadip, dipeh juga bisa
26. Nevasya SekarJati panggilannya asya
27.Putra Kurniawan panggilannya putra
28. Sarah Hanifah Adiansyah panggilannya sarah, oni, saroni
29. Yasmine Toshka Makyanie panggilannya yasmine, yaya, mine sih yg lebih sering
30. Aisyah apagitu ._. lupa pokoknya belakangnya Amana1 panggilannya aisyah, sama icha
Nah itu nama + panggilan anak-anak PARODY!
PARODY! Class \:D/
Hai haiiiiiii......
pasti pada kangen kan sama seorang moody blogger yang satu ini :D
di post ini aku mau kasih tau kalian pendapat aku tentang PARODY! Class, PARODY! itu kelasku :D.
Aku bangga dan seneng sih sebenenya ada di kelas ini abisnya gimana ga bangga baru seminggu masuk udah ada yang berurusan sama BP #flashback tapi bukannya mau mengulang masalah yang lalu yah.
Sebenernya anak-anak di 8D itu baik, lucu, seru, ramah, penolong, pemaaf pokoknya kita udah kayak saudara deh :) Anak cowoknya juga baik biasanya mereka memberikan pencerahan permainan-permainan baru ke anak ceweknya, ceweknya juga biasanya kasih info-info penting kayak ada ulangan/pr/tugas, atau pengunduran nya hehe.
Tapi yang sering diliat sih 8D itu sering bentrok (?) atau beda pendapat tapi sebenernya kita itu kompak kok.
Nah aku mau bahas tentang anak cowoknya (soalnya mereka lebih dikit cuma 10 orang)
mereka itu biasanya berkelompok jarang kumpul bareng cewek kecuali Deka, mereka seru tapi kadang nyebelin, mereka itu.. kreatif sih bisa aja gitu nemuin permainan yang sebenernya udah lama dibikin diubah jadi permainan yang seru -_-V contohnya rugby, jebot cup, dll. mereka itu juga suka ngerumpi -_- dan biasanya disela rumpian itu terdapat kata-kata yang perlu disensor, bukannya gue sering denger tapi pernah ga sengaja kedengeran._. . Tapi kalo kita baik sama mereka mereka juga bakal baik sama kita juga kok, mereka juga cepet dimintain tolong, asik, seru.
Nah..... sekarang anak ceweknya ada 20 orang kita juga suka ngerumpi, suka teriak2an, galau ga jelas, yahhh pokoknya suka-suka kita deh, biasanya anak cewek bikin kelompok2 sendiri tapi kalo gue mencoba untuk merata aja *ea. Anak ceweknya juga baik-baik, seru, enak diajak curhat :3, tapi sering juga egois, moody, gaje ._. , anak ceweknya juga sering kok main permainan nya anak cowok (tapi yg bener2 aja ._.) tapi yang versi ceweknya, gampang diajak kerjasama, baik, ramah, cepet juga buat dimintain tolong, pokoknya yah kita itu udah kayak saudara semuanya, emang keliatannya doang mencar2 tapi kompak kok kalo di tempat yang mengharuskan kita untuk kompak :3
Kita juga punya bahasa kita sendiri + permainan sendiri :3
Rabu, 23 Mei 2012
cinta sebatas angin
Ketika semburat angin, menggelitik kalbuku
Cahaya seakan menuntun kakiku, kemana yang harus kutuju
seperti pasir yang dihembus angin
kapal tanpa nahkoda
lautan tanpa ikan
Gemerisik daun ikut menghantarkanku ke tujuan
Batang-betang bambu sebagai dorongan
Bumi ini bagai tak terasa lagi di kaki
Entah kedua tangan ingin menggapai bintang
Keinginan ku bagai mengharap temukan telaga di padang pasir
Bukan sekedar kata yang terucap dari mulut ini
melainkan keinginan hati terdalam
Kucoba tuk memohon
seperti pohon tak berdaun
Bukannya tak mau mengerti atau mencoba untuk mengerti
Namun kenyataan hati dan tubuh berbeda arti
Entah cinta atau rasa sesaat
Namun sudah kurasakan tegukan cinta di kekeringan ini
Jiwaraga pun berharap bahwa ini bukan cinta Sebatas Angin
Cahaya seakan menuntun kakiku, kemana yang harus kutuju
seperti pasir yang dihembus angin
kapal tanpa nahkoda
lautan tanpa ikan
Gemerisik daun ikut menghantarkanku ke tujuan
Batang-betang bambu sebagai dorongan
Bumi ini bagai tak terasa lagi di kaki
Entah kedua tangan ingin menggapai bintang
Keinginan ku bagai mengharap temukan telaga di padang pasir
Bukan sekedar kata yang terucap dari mulut ini
melainkan keinginan hati terdalam
Kucoba tuk memohon
seperti pohon tak berdaun
Bukannya tak mau mengerti atau mencoba untuk mengerti
Namun kenyataan hati dan tubuh berbeda arti
Entah cinta atau rasa sesaat
Namun sudah kurasakan tegukan cinta di kekeringan ini
Jiwaraga pun berharap bahwa ini bukan cinta Sebatas Angin
Selasa, 22 Mei 2012
Aku dan Kesendirianku
Kesendirian
hanya satu kata penuh arti bagiku saat ini
Apa karna aku sedang merasakannya ?
Entah.....
mungkin sudah ku anggap teman kesendirian ini
bukannya ingin menipu diri
hanya untuk penyemangat diri
mungkin kalian akan menganggap ku aneh
bahkan akan menertawaiku
tapi hanya kesendirian itulah yang kurasakan ketika ku dikucilkan
ketika aku dianggap tak ada
Bukannya aku yang menghampiri
Bukan keasendirian itu yang menghampiriku
Seperti telah tertulis oleh takdir
bahwa aku dan kesendirian ku menjadi satu
akan selalu terikat dan tak pernah terlepaskan
-Breninda.J.H-
Penantian
Mungkin angan ini hanya sebatas benang yang mudah diterbangkan
Terombang-ambing tak kuat menahan terpaannya
Memang aku harus bersabar
Menanti pasang surut kehidupan
Apa hanya aku yang merasa ?
merasa bahwa aku dikucilkan
merasa tidak diinginkan
merasa tidak dianggap
Aku hanya seorang manusia biasa
manusia yang membutuhkan seseorang untuk mendengarkan
untuk persinggahan hati ini
penopang dagu dikala lelah
jari yang menghapus butir-butir air mata kepenatan ini
Hanya seorang yang sederhana
Seorang yang mengerti aku
Bukan seorang yang membawa emas permata
Bukan seorang yang bergelimang harta
Entah penantian ini kapan berakhir
Apakah tetap menjadi seutas benang ?
Atau menjadi tali baja yang tak pernah putus.
-Breninda.J.H-
Terombang-ambing tak kuat menahan terpaannya
Memang aku harus bersabar
Menanti pasang surut kehidupan
Apa hanya aku yang merasa ?
merasa bahwa aku dikucilkan
merasa tidak diinginkan
merasa tidak dianggap
Aku hanya seorang manusia biasa
manusia yang membutuhkan seseorang untuk mendengarkan
untuk persinggahan hati ini
penopang dagu dikala lelah
jari yang menghapus butir-butir air mata kepenatan ini
Hanya seorang yang sederhana
Seorang yang mengerti aku
Bukan seorang yang membawa emas permata
Bukan seorang yang bergelimang harta
Entah penantian ini kapan berakhir
Apakah tetap menjadi seutas benang ?
Atau menjadi tali baja yang tak pernah putus.
-Breninda.J.H-
perkenalan diri :3
sebelum gue nulis post ini gue baru nyadar kalo gue belum perkenalin diri gue :33
nama kuh Breninda Junita Hasian :3 ada yang mau tau artinya ?? geer abis artinya anak kesayangan lahir pada bulan juni dan berani tampil beda :3 kece khannn ? kayak orangnya ._.V gue itu keturunan batak gue boru silaban :D .itu dari nama sekarang ke hobi :3 gue itu hobi banget baca tapi gue juga suka bikin minifict :3 tapiiiii.... inspirasi kisahnya cuma bisa dari temen sekolah B) suka bikin sajak juga .///.
naskah drama
Pagi yang cerah menemani hari baru bagi seorang anak
perempuan . seorang anak yang mulai mempelajari dunia ini bersama seorang
sahabat yang telah 9 tahun bersama ,namanya Marizka Verissha atau biasa
dipanggil Chika dan sahabat nya bernama Ronald Dharmansyah atau sebut saja
Ronald .
Mereka selalu bersama suka maupun duka ,sampai pada
suatu pagi .
Chika
: nald,gimana
nih gue takut ama kaka kelas kita.
Ronald
:
ngapain lagi lu takut ama mereka ,toh sama – sama makan nasi kan ?
Chika
:
hehehe iya juga yah,tumben lu pinter .hehehehe
Ronald
: *menjitak
chika*
Chika
:biasa
aja kali nald,kan gue cuma becanda .
Ketika mereka asik mengobrol datanglah 2 kakak kelas
yang menegur mereka.
Kakak
kelas 1 : eh loe,baru masuk aja songong .udah pacaran
seenaknya liat tuh temen – temen loe udah pada siap semua .nyadar dong belagu
banget sih
Ronald
& Chika : maaf ka *terus menunduk*
Kakak
kelas 2/ Lena : sok suci banget sih loe semua ,mentang –
mentang adek kelasterus jadi sok nggak berdaya gitu .najisin banget sih loe
*menoyol chika*
#backsound :pandangan pertama-RAN
(chika melihat Dika yang tidak sengaja lewat di
depan chika,bersama teman – teman nya )
Tetapi perhatian chika bukan kepada kakak kelas yang
memarahi nya tetapi kepada
Dika , kakak kelas yang lewat didepannya .
#backsound (“panggilan kepada seluruh
anggota OSIS ,diwajibkan untuk berkumpul di ruang PKS sekarang juga. Terima
kasih )
Kakak
kelas 1 : eh na,kita dipanggil tuh ! ayo ke ruang PKS
Kakak
kelas 2/ Lena : mereka gimana ? kita tinggalin aja ?
Kakak
kelas 1 : iyalah ngapain kita tongkrongin mereka ? anak curut
gini ngapain di tungguin ? *mendorong
Ronald*
Kakak
kelas 2/Lena :ya udah lah ,yuk nanti kita ketinggalan
lagi ! *menggandeng temannnya*
Setelah 2 kakak kelas itu pergi, chika bercerita
sesuatu pada ronald yang sedang marah pada kakak kelas tadi .
Ronald : nyebelin banget
yah chik ,tuh kakak kelas pengen gue garuk tau gak mukanya .terus gue remuk –
remukin badan nya ,terus gue ceburin ke kali yang isinya ikan piranha sekilo (wajah
sambil membayang kan omongan nya tadi)
Chika
:
*wajah senyum – senyum tidak menghiraukan Ronald malah mengingat wajah Dika *
Ronald
: (
memandang ke arah chika yang sedang melamun ) weh sule !! * menjitak chika *`
Chika
:
apa deh lo nald ?! udah jitak gue terus ngubah nama gue jadi siapa tuh si sule
itu. Nama gue tuh Marizka Verissha bukan nya sule !! *muka ngambek*
Ronald
:
iya chika gue tau nama lengkap, seluk – beluk loe semuanya gue tau ,lagian kalo lu ngelamun
itu muka loe kayak sule itu kocak ,hahahaha
Kriiiiiingggg kriiiiiiing
#backsound : suara bel masuk sekolah
Chika
: udahlah
nald ,kalo ngeledekin gue pasti nggak ada abis – abis nya ,mendingan kita masuk
kelas aja kalo kita telat nanti berurusan lagi tuh ama kakak – kakak kelas
nyebelin itu.
Ronald
: yoaa
! kita sekelas terus yah,selalu sehatii *muka sok imut* *sambil mencubit pipi
chika*
Chika
: iiiihhh
apa deh loe nald ?!! udah lah yuk kita masuk ! (menggandeng paksa Ronald)
Chika dan Ronald pun
masuk ke kelas mereka. Ternyata selain mereka sudah banyak murid yang
sudah masuk kelas. Namun bukan itu yang sebenarnya membuat hati chika deg – deg
an minta ampun ,bukan karna kakak kelas tadi. Tetapi……
Ronald
: maaf
ka kita telat
Dika
: iya
nggak apa – apa ,kalian duduk aja sana.
Ronald
& Chika : makasih ka *sambil menuju ke meja
masing – masing *
Ka Dika menjelaskan bahwa dia adalah kakak
pendamping kelasnya Ronald & Chika selama masa orientasi berlangsung. Dan
karena pada hari ini hari pertama MOS murid mempunyai waktu bebas ,murid yang
lain lebih memilih pulang tetapi berbeda dengan Chika & Ronald .
Chika malah menceritakan tentang kekaguman dirinya
dengan ka Dika kepada Ronald .
Chika
: naaald
!! *mencubit lengan Ronald * ka Dika ganteng gilaa kan ?! (ekspresi wajah
bersemangat) pengen gue garuk terus gue
cium – ciumin deh
Ronald
:
sakit dul, iya deh ka Dika tersayang loe itu emang ganteng tapi jelas lebih
ganteng gue dong (ekspresi narsis). Emang kenapa sih loe sama ka Dika kayak nya
sampe cinta mati gitu ama dia.
Chika
: itu
loh pas kita diomelin sama kakak kelas itu gue liat ka Dika jalan depan kita
.aaaahh gila pokoknya ka Dika ganteng banget.
Ronald
: iye
dah terserah kata lu aja ,mendingan kita pulang aja dulu .
Chika
: ya
udah lah .yuk !
Setelah seminggu berjalan ,kehidupan
Ronald & Chika berjalan seperti biasa. Sampai ada kabar bahwa ka Lena kakak
kelas yang menegur mereka ,menembak Ronald dan mereka resmi menjalin hubungan
,selang 1 bulan mereka putus. Ada 1 satu kabar lagi yang lebih mengejutkan kak
Dika jadian dengan Chika. Hubungan antara mereka berempat berlangsung dengan
baik sampai…
Ronald
: loh
! Dika,Lena ini gak seperti yang gue pikirin kan ?! (nada dan mimik wajah
sedikit marah)
Lena
: nggak
kok gue sama Dika ,saling suka ! iya kan Dik ?
Dika
: iya dong ,lagian nggak ada masalah nya kan
sama loe? kan lu udah putus sama Lena ?
Ronald
: kalo
loe tanya tentang Lena gue nggak akan marah ,tapi loe kan masih pacaran
sama sahabat gue ,Chika !!! (membentak)
Dika
: peduli
amat sih loe sama Chika. Justru ini saat nya loe bales dendam ke dia ,bukannya
loe juga suka sama dia. Nggak usah muna deh loe gue tau semuanya , dari cara
loe ngobrol sama dia juga keliatan jadi gue menggunakan kesempatan itu buat
misahin loe berdua.
Ronald
:
loe jangan sembarangan yah ,kalo gue suka sama Chika emang kenapa ?! emang loe
punya masalah apa sih sama gue sampe loe berani ngelakuin ini ! (mendorong
Dika)
Dika
:
eh kurang ajar yah loe (mendorong Ronald)
Tanpa bisa dihindari ,terjadi
perkelahian antara Ronald & Dika .
Lena
:
udah lah Dik ngapain sih kita buang – buang waktu cuma buat ngeladenin anak
kampung kayak gini ?!
Ronald
: gue
bggak akan pernah ngebiarin loe berdua nyentuh Chika sedikit pun,kalo kalian
berani bakal berurusan sama gue !! camkan itu !!!
Ronald pergi dan meniggalkan Lena dan
Dika yang masih meremehkan dia & Chika .
Setelah keesokkan harinya …
Ronald
: Chik
gue mau bicara sesuatu yang penting sama loe.
Chika
: yaudah
ngomong aja sekarang.
Ronald
: tapi
loe janji ya sama gue nggak akan marah dan ngakhirin persahabatan kita ?
Chika
:
yaah asal amongan loe nggak keterlaluan , emang sampe seberapa pentingnya sih
yang mau loe omongin ama gue ?
Ronald
: hmm..
kemarin gue liat Dika sama Lena jalan bareng,mereka bilang mereka pacaran. Gue
anjurkan loe putus sama Dika aja deh Chik !
Chika
: (ekspresi
marah) loe jangan sembarangan yah nald. Dika tuh segalanya buat gue, udah
ganteng ,tajir,baik,pinter dia tuh cowok sempurna dan gue beruntung dapet cowok
sesempurna dia . harusnya loe ngedukung gue bukannya malah nyuruh gue putus
ssetelah 9 tahun kita temenan kayaknya percuma buat dipertahanin sekarang .gue
nggak akan pernah mau kenal apalagi berurusan asam loe .ngerti !! (nada suara
membentak)
Chika pergi meninggalkan Ronald
sendirian dengan penuh amarah dan kekecewaan.
Sementara Ronald bergumul dengan hatinya
yang tak sanggup kehilangan belahan jiwa nya.
#backsound : hati yang kau sakiti -rossa
Namun perkataan Ronald membuat Chika
gelisah,ia memutuskan untuk bertanya langsung pada Dika .
Chika
: emm
dik ? aku boleh tanya sesuatu nggak ?
Dika
: boleh kamu mau nanya apa ? (acuh
tak acuh)
Chika
: tapi
kamu jangan marah yah sama aku ?
Dika
:
iya
Chika
:
emang bener yah kamu pacaran sama Lena ?
Pertanyaan Chika sontak membuat Dika
kaget dan marah .
Dika
:
kamu jangan kurang ajar yah ! seenak – enak nya nuduh aku kayak gitu ,suatu
hubungan itu di dasarin sama kepercayaan. Gimana kita bisa lanjutin hubungan
ini kalo baru 3 minggu kita jalanin kamu udah nuduh aku macem – macem . aku
nggak maub tau pokok nya mulai hari ini kita putus !!
Chika
: tapi
dik ,kan aku cuma nanya bukan nuduh kamu selingkuh (raut wajah sedih)
Dika
: bodo
amat .pokoknya aku mau putus sekarang !!! (sambil meninggalkan Chika)
Chika
: tapi
kita bisa putus dengan cara yang baik – baik nggak kayak gini (menangis dan
lemas karena ditinggal Dika)
#backsound : hati yang kau sakiti -
rossa
Chika putus dengan Dika ,dia mendengar
bahwa Dika sudah jadian dengan Lena. Dia menyadari bahwa persahabatan yang dia
relakan demi sebuah cinta yang sia – sia merupakan penyesalan terbesar dalam
hidupnya. Chika merasa bersalah kepada Ronald ,dia memberanikan diri untuk
meminta maaf kepada Ronald tetapi sebelum Chika pergi ke rumah Ronald ,Ronald
telah sampai di rumah Chika .
#backsound : suara ketok pintu
Ronald
: chik… ini Ronald boleh masuk nggak ?
Chika
:
eh Ronald ,masuk nald !
Ronald pun masuk
ke kamar Chika .
Ronald & Chika : emm nald/chik
Chika : ehh ? kamu duluan aja nald
Ronald : emm ya udah deh.aku kesini Cuma mau
minta maaf sama kamu aku tau aku salah udah nuduh Dika selingkuh dan buat
kalian putus.
Chika : harus nya aku yang minta maaf sama kamu
,kamu udah peringatin aku buat mutusin Dika tapi aku aja yang keras kepala kamu
nggak harus minta maaf sama aku.
Ronald : nggak chik aku yang ..uhuk..uhuk
(batuk)
Chika : nald ,kamu kenapa ?! (kaget melihat
darah di saputangan Ronald yang digunakan untuk menutupi batuknya)
Ronald : nggak kok aku baik – baik aja
Chika : nggak nald ,kamu nggak baik – baik aja
kenpa kamu nggak kasih tau semua ini ke aku ?!
Ronald : aku emang punya penyakit leukemia dari 2
tahun lalu. Aku nggak mau kasih tau kamu supaya nggak bikin kamu khawatir
tentang penyakit aku. Tubuh ku sudah mulai lemah,buat orang yang penyakitan
kayak aku dan orang lain di luar sana kita cuma bisa berdoa supaya umurku nggak
cepet selesai. Tapi walaupun aku udah nggak ada lagi kaamu tetep anggap aku
sahabat kamu kan?
Chika : kamu nggak boleh ngomong gitu nald,kamu
akan terus berada di hatiku selamanya nald dan aku pengen kamu selalu disamping
aku dan terus ngejagain aku.
Ronald : tenang aja aku pasti akan ngejagain
kamu selama yang aku bisa. Ya udah deh aku pergi dulu yah ?
Chika : kamu kok mau pergi sekarang,nggak mau
lebih lama disini ?
Ronald : nggak, aku udah terlalu lama disini
nanti aku malah nggak boleh balik ke rumah aku karena aku terlambat. Aku pergi
yah chik jaga diri kamu baik – baik
Chika : iya ,kamu juga hati – hati di jalan
yah. Daah
Ronald : iya ,dadah
Ronald pergi
dari rumah Chika pada saat hari sudah malam,perasaan Chika malam itu sagat
tenang. Namun Chika merasakan kejanggalandari pertemuan nya dengan Ronald tadi
malam, ia merasakan sesuatu yang tidak nyata terjadi kemarin malam.
Kriiiiing
kriiiiing #backsound : suara telpon berbunyi
Chika : hoaaam ,siapa sih yang nelpon pagi –
pagi gini nggak tau apa orang pengen tidur . (Chika mengangkat telpon) eh
Ronald ngapain nelpon aku ?
“Hallo ? “
“Hallo Chika ini
mama Ronald ,ada kabar dukacita Ronald meninggal tadi malam , kamu bisa ke
rumah sakit ini namanya rumah sakit sehat sejahtera nggak ? tante butuh
seseorang yang bisa nenangin tante .”
“Haaa ??!! oke
tante tunggu aku aja disana yah tante “
“iya,makasih yah
Chika “
Chika segera
bersiap dan pergi ke rumah sakit dengan perasaan kaget dan sedih ,karena baru
saja tadi malam ia bertemu dengan sahabat yang telah tinggal dihatinya selama 9
tahun lama nya,dan dia tidak akan menyangka secepat itu ia berpisah dengan
sahabat nya tanpa mengucapkan sepatah katapun.
Sesampai nya di
rumah sakit ,sudah banyak teman – teman yang sudah sampai disana : Lena ,Angga
bahkan datang untuk berbela sungkawa
Angga : gue turut berbela sungkawa atas
meninggalnya Ronald yah chik ,gue tau gue banyak salah sama loe dan Ronald gue
belom sempet minta maaf ke Ronald chik ? gue takut Ronald marah sama gue sampe
disana
Angga : Chik,ini surat titipan nya mama Ronald
kata dia ,dia nggak sanggup kasih ini ke loe jadi dia nitipin ini buat dikasih
ke loe (Angga memberikan surat)
Chika membaca
surat pemberian Ronald .
Surat
Terakhir
Butir-butiran
air mata yang jatuh setetes demi setetes
Menemani
dan menjadi saksi saat ku tulis suratku yang terakhir
Jika hanya
derita yang harus aku terima
Jika hanya
kematian yang harus ku alami
Aku
bersedia menjalani tanpa kesedihan
Namun
ketika kau berucap bahwa untukku
Sudah tak
ada lagi maaf terasa lemah lunglai tubuh ini
Sahabat
yang slalu mengisi hari-hariku
Seberapa
besarpun salah yang ku pandang
Seberapa
rendah budi yang ku jalani…maafkan aku
Derita
karena bersalah berlarut-larut tanpa henti
Dan
tampaknya Tuhan sudah berkenan menjemputku
Jangan
menangis sahabat….walau tak terkatakan
Sungguh
aku merasa kau telah memaafkanku
Slamat
tinggal sahabat sejatiku
Ikhlaskanlah
kepergiankui
Smoga
sepeninggalku dari sisimu
Bahagian akan
slalu menemanimu
Miss u
sobat
Ronald
Chika
: (menunduk,menangis,meremas kertas
surat tersebut)
#backsound :
geisha – remuk jantungku
Chika menangis
membaca surat pemberian Ronald ,melihat Chika menangis Lena datang menenangkan
Chika .
Lena : chik loe nggak apa-apa kan ? (mengelus –
elus punggung Chika )
Chika : iya gue nggak apa-apa kok ,cuma belum
percaya aja
Lena : chik,gue juga minta maaf gue udah
ngerebut Ronald dari loe, Dika ,gue merasa bersalah banget sama lo dan Ronald
Chika : nggak len ,justru gue berterimakasih
sama loe ,karna loe gue jadi tau kalo cowok yang gue puja – puja itu cuma cowok
nggak mateng yang cuma bisa pake tampang nya buat nyakitin cewek – cewek yang
nggak berdaya kayak kita jadi buta dan bertekuk lutut sama dia. Dan loe juga
udah ngebuat gue semakin yakin kalo yang pantes dihati gue cuma satu yaitu
Ronald . tapi sekarang dia udah nggak ada (berpelukan dengan Lena)
Chika tau
sesungguhnya ada lagi yang lebih sedih darinya. Ia segera mendekati ibu Ronald
dan menenangkan nya.
Chika : tante… tante tenang yah semua kejadian
pasti ada hikmah nya tante
Ibu Ronald : iya Chika tante tau pasti itu, tapi
tante nggak bisa ngebayangin gimana tante bisa hidup tanpa Ronald ,dia satu –
satu nya keluarga tante disini. Tante nggak tau kalau tante kehilangan dia
(memeluk Chika)
Chika : udah tante.. udah serahin aja semuanya
sama yang diatas ,kita umat nya cuma bisa menjalankan dan berserah atas semua
yang akan Dia berikan ke kita
Ibu Ronald : makasih yah Chika kamu memang cewek yang
baik,pantes aja Ronald percayain kamu sebagai belahan jiwanya
Chika : iya tante, yang penting tante relain
Ronald dan tenanga aja yah tante . Chika selalu sedia buat tante kalo tante ada
apa – apa tente tinggal bilang sama Chika .oke tante
Ibu Ronald :makasih banget yah Chika ,tante makasih
baget sama Chika
Chika : iya tante ,sama – sama
Walaupun Chika
juga merasa kehilangan yang amat mendalam pada hatinya ,namun dia harus tegar
didepan ibu Ronald yang dia sudah anggap seperti ibunya sendiri yang jauh
kehilangan dari dia yang lebih kehilangan dari dia.
Sehari
meninggalnya Ronald telah berlalu, Chika yang masih merasakan kehilangan
mencoba untuk tetap menjalani hidup tanpa ada seseorang lagi yang
menjaga,melindungi, dan melengkapi nya. Sehari setelah Ronald meninggal adalah
ulang tahun Ronald ,Chika merayakan nya sendiri dirumahnya .
(Chika duduk
dengan foto – foto dia dengan Ronald ,dan foto – foto Ronald ,sambil memegang
kue dan lilin)
Chika : Hari ini kamu ulang tahun yah nald,aku
ucapin selamat yah aku kok masih ngerasa aneh yah ngerayain ulang tahun kamu
tanpa ada kamu nya . yaudah deh kita nyanyi selamat ulang tahun aja yah
Chika : “selamat ulang tahun Chika ucapkan
,selamat panjang umur Chika kan doakan selamat sejahtera sehat sentosa,selamat
panjang umur dan bahagia”
Chika : sekarang kita tiup lilin nya “tiup
lilin nya tiup lilin nya tiup lilin nya sekarang juga sekarang juga “ aku
wakilin kamu make a wish nya yah
“Tuhan berkati Chika supaya Chika bisa manjalani hidup dengan baik walaupun
tanpa Ronald dan semoga Ronald bisa hidup disana dengan tenang bersamaNya
.amin” huuu (meniup lilin) yeee selamat ulang tahun yah nald kamu akan selalu jadi
bintang di hati aku selamanyaaa.
#backsound : tak
lekang oleh waktu – kerispatih
Selesai. Terima
kasih
A to Z of Motivation
A void negative sources, people, places, things and habits.
B elieve in yourself.
C onsider things from every angle.
D on't give up and don't give in.
E njoy life today, yesterday is gone, tomorrow may never come.
F amily and friends are hidden treasures; enjoy their riches.
G ive more than you planned to.
H ang on to your dreams.
I gnore those who try to discourage you.
J ust do it.
K eep trying no matter how hard it seems, it will get easier.
L ove yourself first and most.
M ake it happen.
N ever lie, cheat or steal, always strike a fair deal.
O pen your eyes and see things as they really are.
P ractice makes perfect.
Q uitters never win and winners never quit.
R ead, study and learn about everything important in your life.
S top procrastinating.
T ake control of your own destiny.
U nderstand yourself in order to better understand others.
V isualize it.
W ant it more than anything.
X cellerate your efforts.
Y ou are unique of all God's creations, nothing can replace YOU.
Z ero in on your target and go for it!
B elieve in yourself.
C onsider things from every angle.
D on't give up and don't give in.
E njoy life today, yesterday is gone, tomorrow may never come.
F amily and friends are hidden treasures; enjoy their riches.
G ive more than you planned to.
H ang on to your dreams.
I gnore those who try to discourage you.
J ust do it.
K eep trying no matter how hard it seems, it will get easier.
L ove yourself first and most.
M ake it happen.
N ever lie, cheat or steal, always strike a fair deal.
O pen your eyes and see things as they really are.
P ractice makes perfect.
Q uitters never win and winners never quit.
R ead, study and learn about everything important in your life.
S top procrastinating.
T ake control of your own destiny.
U nderstand yourself in order to better understand others.
V isualize it.
W ant it more than anything.
X cellerate your efforts.
Y ou are unique of all God's creations, nothing can replace YOU.
Z ero in on your target and go for it!
Label:
alphabet,
motivation
Lokasi:
Tangerang, Indonesia
Percakapan ringan di sore hari
Bapa meletakkan surat kabar yang ia baca, kemudian menatapku melewati
kaca mata plusnya yang tebal.
"Apa itu cerdas?" tanyanya.
"Pandai berpikir." jawabku.
Bapa mengangguk. "Lalu apa itu rajin?"
"Suka bekerja." jawabku lagi.
"Kemarilah." Ia melambaikan tangan agar aku duduk di sisinya. Aku
mendekat dan duduk di kursi di sampingnya. Melihat dari dekat wajah
Bapa yang mulai memiliki guratan menjelang usia tua, dibingkai sepasang mata teduh yang
menyimpan selaksa kebijaksanaan.
"Nah, sekarang katakan, apa yang kau naiki kemarin waktu menuju ke rumah?"
"Mobil."
"Benar, mobil. Apa yang membuatnya bergerak?"
"Mm... Roda."
"Apakah roda hanya dapat melaju lurus ke depan?"
Aku menggeleng. "Tidak, roda dapat berbelok-belok. "
"Mengapa demikian?"
"Karena ada kemudinya." Jawabku lagi. Masih tak memahami apa hubungan
semua ini dengan pertanyaanku tadi.
Bapa tersenyum.
"'Roda' adalah 'rajin', karena ia selalu bergerak. Itulah kewajibannya,
pekerjaannya, tugas yang harus selalu ia lakukan. 'Kemudi' adalah
'cerdas', karena ialah yang berpikir, menentukan kemana roda harus
berbelok, ke kanan, atau ke kiri."
"Berarti 'cerdas' lebih hebat, karena tanpa kemudi, roda tak dapat
mengerti kemana harus mengarahkan lajunya!" Aku berseru.
"Begitukah? Jika tak ada roda apakah ia akan tetap hebat? Apa jadinya
kemudi tanpa roda, apakah mobil tetap dapat melaju?" Bapa bertanya.
"Berarti... 'rajin' lebih hebat. Walaupun tanpa kemudi, ia masih dapat
melaju." sahutku ragu-ragu.
"Dan membiarkan mobilnya menabrak segala sesuatu, karena tidak mengikuti
alur jalan yang berliku?" jawab Bapa.
Aku memandang Bapa.
"inang... Keduanya tidak akan menjadi hebat, bila berdiri
sendiri-sendiri, terpisah, tanpa mau bergabung. Karena kehebatan itu
hanya muncul bila mereka saling mendukung dan bekerja sama. Kemudi yang
menentukan arahnya, dan roda yang melajukan mobil sesuai tugasnya."
Bapa menatapku, "Kau tahu, apa yang membuat keduanya bekerja bersama?"
Aku menggeleng.
"Pengemudi mobilnya. Yang mengatur kemudi dan roda agar saling mendukung
dan berjalan bersama. Bagaimana laju mobilmu, halus atau kasar, menabrak
atau lancar, tergantung siapa yang duduk di tempat itu." jawab Bapa.
"Ia adalah hatimu." Telunjuknya terarah ke dadaku.
"Yang mengatur lajunya langkahmu. Dengannya kau memilih, apakah hanya
menjadi cerdas, atau hanya menjadi rajin, atau memutuskan mendudukkan
keduanya bersisian dan saling melengkapi satu sama lain.
Secerdas apapun seseorang, sebesar apapun idenya, tak akan berguna tanpa
kerja keras yang mewujudkannya menjadi nyata.
Serajin apapun seseorang, bila itu dilakukan tanpa pemikiran, hasilnya
hanya akan menjadi sia-sia."
Bapa menatapku dengan bijak.
"Jadi, menurutmu, mana yang lebih hebat, menjadi cerdas atau menjadi
rajin?"
"Menjadi keduanya." Kataku mantap, dengan senyum lebar membalas
senyumnya.
..Luv u pah..
kaca mata plusnya yang tebal.
"Apa itu cerdas?" tanyanya.
"Pandai berpikir." jawabku.
Bapa mengangguk. "Lalu apa itu rajin?"
"Suka bekerja." jawabku lagi.
"Kemarilah." Ia melambaikan tangan agar aku duduk di sisinya. Aku
mendekat dan duduk di kursi di sampingnya. Melihat dari dekat wajah
Bapa yang mulai memiliki guratan menjelang usia tua, dibingkai sepasang mata teduh yang
menyimpan selaksa kebijaksanaan.
"Nah, sekarang katakan, apa yang kau naiki kemarin waktu menuju ke rumah?"
"Mobil."
"Benar, mobil. Apa yang membuatnya bergerak?"
"Mm... Roda."
"Apakah roda hanya dapat melaju lurus ke depan?"
Aku menggeleng. "Tidak, roda dapat berbelok-belok. "
"Mengapa demikian?"
"Karena ada kemudinya." Jawabku lagi. Masih tak memahami apa hubungan
semua ini dengan pertanyaanku tadi.
Bapa tersenyum.
"'Roda' adalah 'rajin', karena ia selalu bergerak. Itulah kewajibannya,
pekerjaannya, tugas yang harus selalu ia lakukan. 'Kemudi' adalah
'cerdas', karena ialah yang berpikir, menentukan kemana roda harus
berbelok, ke kanan, atau ke kiri."
"Berarti 'cerdas' lebih hebat, karena tanpa kemudi, roda tak dapat
mengerti kemana harus mengarahkan lajunya!" Aku berseru.
"Begitukah? Jika tak ada roda apakah ia akan tetap hebat? Apa jadinya
kemudi tanpa roda, apakah mobil tetap dapat melaju?" Bapa bertanya.
"Berarti... 'rajin' lebih hebat. Walaupun tanpa kemudi, ia masih dapat
melaju." sahutku ragu-ragu.
"Dan membiarkan mobilnya menabrak segala sesuatu, karena tidak mengikuti
alur jalan yang berliku?" jawab Bapa.
Aku memandang Bapa.
"inang... Keduanya tidak akan menjadi hebat, bila berdiri
sendiri-sendiri, terpisah, tanpa mau bergabung. Karena kehebatan itu
hanya muncul bila mereka saling mendukung dan bekerja sama. Kemudi yang
menentukan arahnya, dan roda yang melajukan mobil sesuai tugasnya."
Bapa menatapku, "Kau tahu, apa yang membuat keduanya bekerja bersama?"
Aku menggeleng.
"Pengemudi mobilnya. Yang mengatur kemudi dan roda agar saling mendukung
dan berjalan bersama. Bagaimana laju mobilmu, halus atau kasar, menabrak
atau lancar, tergantung siapa yang duduk di tempat itu." jawab Bapa.
"Ia adalah hatimu." Telunjuknya terarah ke dadaku.
"Yang mengatur lajunya langkahmu. Dengannya kau memilih, apakah hanya
menjadi cerdas, atau hanya menjadi rajin, atau memutuskan mendudukkan
keduanya bersisian dan saling melengkapi satu sama lain.
Secerdas apapun seseorang, sebesar apapun idenya, tak akan berguna tanpa
kerja keras yang mewujudkannya menjadi nyata.
Serajin apapun seseorang, bila itu dilakukan tanpa pemikiran, hasilnya
hanya akan menjadi sia-sia."
Bapa menatapku dengan bijak.
"Jadi, menurutmu, mana yang lebih hebat, menjadi cerdas atau menjadi
rajin?"
"Menjadi keduanya." Kataku mantap, dengan senyum lebar membalas
senyumnya.
..Luv u pah..
Label:
ayah,
nasihat,
percakapan
Lokasi:
Tangerang, Indonesia
Langganan:
Postingan (Atom)
